Dengan banyaknya hal yang digital di jaman sekarang,
coding menjadi salah satu skill yang banyak dibicarakan akhir-akhir ini.
Ada banyak sekolah coding yang baru didirikan dengan tujuan untuk
mengajarkan anak-anak usia 13 tahun ke atas yang tertarik untuk belajar
coding. Selain itu, ada banyak program seminar dan kelas akhir minggu
yang dibuka untuk orang-orang yang sudah bekerja tetapi juga ingin
belajar coding.
Sebenarnya, Anda juga bisa loh belajar coding di rumah. Di luar sana
ada banyak website yang menyediakan materi pembelajaran. Sebelum kita
bahas lebih lanjut, yuk bahas dulu apa itu coding dan apa yang perlu
dipelajari.

Coding sebenarnya bisa dibilang sebagai istilah simple dari computer programming. Ini adalah kegiatan dimana Anda memberitahu komputer apa yang harus mereka lakukan untuk Anda.
Sebuah kode bisa dianggap sebagai sebuah kalimat dalam bahasa
sehari-hari. Setiap kode itu akan membantu komputer mengetahui dan
mengerti apa yang ingin Anda lakukan di komputer. Komputer akan menerima
instruksi ini dan mereka akan mengikuti apa yang tertulis. Jadi sebuah
kumpulan instruksi kode bisa membuat sebuah program.
Dalam menulis kode untuk coding, Anda memang harus berhati-hati.
Karena komputer adalah mesin, mereka hanya menerima saja kode yang Anda
masukkan. Jadi, Anda harus benar-benar memperhatikan detailnya. Jangan
sampai Anda memasukkan kode yang salah saat menulis kode. Kalau sampai
ada kesalahan, Anda harus melakukan banyak debugging di kemudian hari.
Coding pada web development
Anda juga mungkin sudah tahu bahwa coding adalah bagian dari web
development. Web development atau web programming sendiri adalah proses
pembuatan sebuah website atau aplikasi dengan coding. Website-website
inilah yang nantinya akan dikunjungi oleh orang-orang yang memiliki
akses internet.
Web development sendiri memang terbagi menjadi dua:
orang yang sama, bertanggung jawab untuk mengatur fungsionalitas website
dan juga merancang tampilannya. Dalam hal ini, mereka akan disebut
pengembang full-stack, menggabungkan front-end dan back-end.
Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa kita perlu tahu ini. Dengan
mengetahui adanya back-end dan front-end, Anda akan dapat membahami
jenis-jenis bahasa pemograman dengan lebih mudah.

bahasa pemograman yang memang khusus dibuat untuk membuat software
desktop dan web development. Ada juga bahasa yang bisa digunakan untuk
analisa data.
Sekarang kami akan membahas bahasa programming yang paling banyak
digunakan di tahun 2018. Bukan berarti bahasa programming yang tidak ada
di list ini sudah tidak digunakan lagi, tetapi web developer yang
menguasai bahasa-bahasa ini sedang banyak dicari di luar sana. Jadi
mungkin kalau Anda mau mulai belajar coding untuk karir Anda, Anda bisa
memilih salah satu dari bahasa programming di bawah ini.
JavaScript
Pernahkah Anda masuk ke sebuah website dan melihat animasi, pop-up,
dan tombol yang bisa di klik? Nah, ini semua dibuat dengan bahasa
pemograman JavaScript. JavaScript
adalah bahasa pemograman yang digunakan untuk membuat sebuah halaman
website interaktif dan dinamis. Dengan elemen interaktif dan animasi,
Anda dapat menarik perhatian Anda dan meningkatkan engagement di website
Anda. Untuk menggunakan JavaScript dengan optimal, Anda juga bisa
menggunakannya bersamaan dengan server-side language, Node JS.
Tidak hanya itu, jika Anda ingin bisa benar-benar mahir dapat
menggunakan JavaScript, Anda juga harus nyaman menggunakan HTML dan CSS.
HTML
Hyper Text Markup Language atau yang lebih dikenal dengan istilah
HTML adalah salah satu bahasa pemograman yang paling terkenal. HTML
sendiri adalah sebuah bahasa komputer yang digunakan untuk membuat
sebuah website. HTML selalu direvisi dan berevolusi agar bisa mengikuti
perkembangan internet. Revisi dan evolusinya dilakukan di bawah W3C,
sebuah organisasi yang bertanggung jawab atas HTML.
HTML sendiri terdiri dari beberapa short codes. Nantinya kode-kode
ini akan menjadi sebuah text yang disimpan menjadi sebuah file HTML.
Nantinya file ini akan dibuka di browser. Browser akan membaca file dan
menerjemahkan kode-kode HTML menjadi tampilan visual sesuai dengan
keinginan developer. Dalam mengerjakan kode HTML, Anda perlu menggunakan
tag dengan benar agar tampilannya akan sesuai dengan keinginan Anda.
Untuk menulis HTML, Anda dapat menggunakan editor teks sederhana ataupun
text editor HTML seperti Atom, Sublime, dan Notepad++.
CSS
Cascading Style Sheets atau lebih dikenal dengan nama CSS adalah
sebuah bahasa programming yang dibuat dengan tujuan untuk
menyederhanakan proses pembuatan halaman web. CSS mengontrol aspek
desain yang berbeda dari HTML. Dengan CSS, Anda bisa mengatur warna
tulisan, jenis font yang digunakan, jarak spasi antar paragraph, berapa
ukuran kolom yang Anda butuhkan, background dan warna apa yang ingin
Anda gunakan, layout desain web Anda, bagaimana website Anda akan
terlihat di berbagai device dan ukuran layar, dan masih banyak lagi.
Dalam pengerjaannya, CSS biasa digabungkan dengan markup language
seperti HTML atau XHTML.
Python
Python adalah bahasa pemograman yang bisa dilakukan untuk banyak hal
di semua sistem operasi komputer modern. Anda bisa menggunakan python
untuk memproses text, angka, gambar, dan berbagai data yang Anda simpan
di komputer. Python digunakan setiap hari oleh mesin penelusur Google,
website video-sharing YouTube, NASA, dan New York Stock Exchange.
Python adalah bahasa yang perlu diterjemahkan. Ini berarti python
tidak akan dikonversi ke kode yang bisa dibaca komputer sebelum program
dijalankan. Mereka baru akan diterjemahkan saat program dijalankan.
Bahasa seperti ini sering juga disebut dengan istilah bahasa scripting
karena mereka digunakan untuk mengurus hal-hal yang bisa dikatakan
sepele. Tetapi Python tidak hanya digunakan untuk mengurus hal-hal
sepele. Sudah banyak aplikasi di luar sana yang ditulis dengan
menggunakan Python. Selain itu, dengan Python Anda juga bisa melakukan
hal-hal berikut ini:
Java adalah bahasa pemrograman yang paling populer karena 90% dari
perusahaan Fortune 500 menggunakannya. Slogan terkenalnya “write once,
run everywhere” menjadi salah satu alasan mengapa Java sangat banyak
digunakan di luar sana. Ditambah lagi, mereka memiliki Java Virtual
Machine (JVM) yang kuat, yang membuatnya kompatibel di berbagai
platform.
Java paling banyak digunakan oleh back-end developer, big data
developer, architect, system engineer, dan Android developer. Meskipun
Java mungkin bukan bahasa programming yang paling keren saat ini, Java
masih banyak digunakan dan akan terus digunakan di masa yang akan
datang.
C++
Pertama kali dibuat pada tahun 1985, C ++ adalah bahasa yang sangat
efisien dan fleksibel. Bahasa ini tetap diminati karena performanya,
reliabilitasnya, dan berbagai konteks yang dapat Anda gunakan. C++ juga
banyak digunakan oleh sistem-sistem besar seperti Microsoft, Oracle,
PayPal, dan Adobe untuk membuat dan mengelola program-program mereka.
C++ banyak digunakan oleh developer aplikasi desktop, terutama untuk
performance-intensive task. Meskipun agak rumit, memahami C ++ akan
memberi Anda pemahaman yang lebih dalam tentang cara kerja bahasa,
misalnya dengan memberikan fasilitas manipulasi memori tingkat rendah.
Ruby
Ruby adalah salah satu bahasa pemrograman yang paling disukai. Ini
dirancang agar ramah dan mudah digunakan oleh developer, karena bahkan
taglinenya sendiri adalah “teman terbaik programmer.” Ruby adalah bahasa
high level yang bertujuan untuk mencapai banyak hal dengan beberapa
baris kode yang bersih dan mudah dibaca. Kode Ruby yang ditulis dengan
baik hampir terlihat seperti kalimat yang ditulis dalam bahasa Inggris
biasa. Ruby bisa dibilang lebih lambat dalam hal efisiensi dibandingkan
dengan bahasa populer lainnya – tetapi itu pasti meningkatkan
produktivitas Anda.
PHP
PHP adalah salah satu bahasa pemograman back-end yang paling popular
di website. PHP digunakan untuk memperbagus tampilan sebuah halaman
website. Dengan PHP, Anda bisa membuat fitur-fitur website seperti
membuat halaman login username dan password, mengecek detail sebuah
form, membuat forum, galeri gambar, survei, dan masih banyak lagi. Jika
Anda melihat website yang memiliki akhiran PHP di alamatnya, ini berarti
developer websitenya menggunakan PHP untuk mempercantik website.
Nah, sekarang ingin belajar coding? Yuk lanjut baca untuk tahu situs-situs belajar coding gratis yang bisa Anda coba.

Di internet, sudah banyak website-website belajar yang bisa
dimanfaatkan untuk belajar sendiri di rumah; termasuk belajar coding.
Berikut ini adalah beberapa website yang menyediakan materi pembelajaran
coding dan web development untuk Anda semua.
Codecademy
Codecademy adalah salah satu website khusus untuk belajar coding yang
bisa dibilang cukup lengkap. Codecademy menyediakan berbagai quiz dan
project yang membantu Anda untuk mendapatkan pengalaman langsung tentang
konsep yang sedang diajarkan. Selain itu, topik-topik yang ditawarkan
juga cukup fokus. Anda bisa mulai dengan mempelajari HTML dan CSS lalu
melanjutkan belajar JavaScript, SQL, dan masih banyak lagi. Codecademy
juga menyediakan forum diskusi, glossaries bahasa pemograman, serta
berbagai blog post dan artikel yang bisa membantu Anda selama masa
pembelajaran.
Free Code Camp
Di Free Code Camp, Anda akan belajar banyak skill yang nantinya akan
Anda praktikkan dengan membuat project nyata untuk organisasi nirlaba.
Free Code Camp adalah komunitas open-source yang menyediakan berbagai
proyek, sertifikat, dan koneksi antar coder. Selain itu, Free Code Camp
juga bukan sebuah bootcamp, jadi Anda bisa belajar mengikuti waktu
belajar Anda. Website satu ini gratis dan Anda bisa berkenalan dengan
coder-coder lain yang ada di sekitar Anda
Codewars
Di Codewars, Anda akan dipandu untuk melalui beberapa level. Jadi
semakin tinggi level yang Anda capai, Anda akan mendapat tantangan
coding yang lebih kompleks. Tenang saja, Anda juga akan mendapatkan
solusi dari coder lain di komunitas Codewars. Jika Anda sudah berhasil
mempelajari semuanya, Anda bisa membuat challenge Anda sendiri agar
coder lain menyelesaikannya.
The Odin Project
The Odin Project adalah website belajar coding gratis dari tim Viking
Code School. Website ini fokus untuk mengajarkan Anda berbagai skill
yang Anda butuhkan untuk memiliki career sebagai web developer yang
sukses. Setelah menyelesaikan proyek ini, Anda dijamin akan mengerti
tentang Ruby, JavaScript, dan bahasa-bahasa pemograman yang sudah
disebutkan di atas. Anda juga bisa membangun portofolionya sambil
belajar. Selain itu, mereka juga bisa membantu menghubungkan Anda dengan
murid-murid coding lainnya sehingga Anda bisa bekerja sama.
HackerRank
Ada lebih dari jutaan programmer yang menggunakan hackerrank.com
untuk mengasah kemampuan development mereka. HackerRank memiliki format
code challenge. Jadi ada sedikit kompetisi disini dan Anda akan
mendapat poin setiap kali Anda berhasil menyelesaikan satu challenge.
HackerRank memiliki filosofi “learn by doing” atau belajar dengan
mengerjakan. Jadi Anda akan mendapat sedikit sekalian panduan layaknya
di kelas.
edX
edx.org adalah salah satu situs belajar online
paling terkenal di dunia. Dengan kelas dari universitas-universitas
ternama seperti MIT dan Harvard, edX menyediakan berbagai macam
pembelajaran. Termasuk coding. Disini, Anda bisa belajar sesuai dengan
kecepatan Anda sendiri. Kursusnya sendiri memang gratis, tetapi jika
Anda ingin sertifikat yang terverifikasi, Anda perlu membayar.
Kalau Anda ingin melanjutkan pembelajarannya, Anda bisa naik ke
level yang lebih tinggi. edX juga memiliki program “MicroMasters” unik
yang terdiri dari serangkaian program tingkat S2.
Coursera
Serupa dengan edX, perpustakaan kursus online ini menampilkan
berbagai kelas yang diajarkan oleh seorang professor melalui video. Kuis
dan proyek memungkinkan Anda menerapkan apa yang Anda pelajari. Anda
dapat mempelajari materi dan menonton lecture secara gratis, tetapi Anda
memiliki pilihan untuk membayar jika Anda ingin pembelajaran yang lebih
dalam dan sertifikat terverifikasi. Jika nantinya Anda tertarik untuk
mengejar topik tertentu secara lebih mendalam, Coursera menawarkan
spesialisasi yang akan menjadikan Anda ahli dalam bidang studi pilihan
Anda.
MIT Open Courseware
Platform pendidikan ini pada dasarnya memungkinkan Anda untuk
menghadiri MIT secara gratis. Perpustakaan online mereka mencakup setiap
topik yang diajarkan di sekolah; kursus ilmu komputer dapat ditemukan
di bawah School of Engineering, dikelompokkan bersama dengan teknik
elektro. Jika Anda memilih untuk belajar dari MIT Open Courseware, Anda
akan membutuhkan banyak disiplin. Semua perkerjaan rumah dan test harus
dikelola dan dinilai sendiri. Tetapi kalau Anda berhasil menyelesaikan
programnya, tentu menjadi nilai tambah untuk diri Anda sendiri.
Upskill
Anda tidak memerlukan pengalaman sebelumnya untuk belajar coding
dengan Upskill. Upskill memiliki bootcamp gratis yang bisa membantu Anda
menjadi sangat mahir dalam coding, meskipun Anda benar-benar pemula.
Mereka menyediakan serangkaian video dengan gaya percakapan yang santai
untuk memandu Anda melalui berbagai proyek. Fokus utamanya adalah pada
pengembangan web full-stack, jadi Anda akan belajar HTML, CSS,
Javascript, Ruby on Rails, Git, Bootstrap, dan masih banyak lagi.
coding memang bisa terlihat mengintimidasi pada awalnya. Tetapi banyak
orang yang merasa bahwa coding itu seru dan ada kepuasan tersendiri jika
mereka berhasil membuat sebuah website atau aplikasi dari nol. Di
artikel ini, kami juga sudah membahas berbagai website yang bisa Anda
gunakan untuk belajar coding sendiri di rumah. Tidak hanya gratis,
dengan website ini, Anda juga bisa belajar kapan saja sesuai dengan
kemampuan Anda. Semoga artikel ini membantu Anda yang ingin mulai
belajar coding!
coding menjadi salah satu skill yang banyak dibicarakan akhir-akhir ini.
Ada banyak sekolah coding yang baru didirikan dengan tujuan untuk
mengajarkan anak-anak usia 13 tahun ke atas yang tertarik untuk belajar
coding. Selain itu, ada banyak program seminar dan kelas akhir minggu
yang dibuka untuk orang-orang yang sudah bekerja tetapi juga ingin
belajar coding.
Sebenarnya, Anda juga bisa loh belajar coding di rumah. Di luar sana
ada banyak website yang menyediakan materi pembelajaran. Sebelum kita
bahas lebih lanjut, yuk bahas dulu apa itu coding dan apa yang perlu
dipelajari.
Apa itu sebenarnya coding?

Coding sebenarnya bisa dibilang sebagai istilah simple dari computer programming. Ini adalah kegiatan dimana Anda memberitahu komputer apa yang harus mereka lakukan untuk Anda.
Sebuah kode bisa dianggap sebagai sebuah kalimat dalam bahasa
sehari-hari. Setiap kode itu akan membantu komputer mengetahui dan
mengerti apa yang ingin Anda lakukan di komputer. Komputer akan menerima
instruksi ini dan mereka akan mengikuti apa yang tertulis. Jadi sebuah
kumpulan instruksi kode bisa membuat sebuah program.
Dalam menulis kode untuk coding, Anda memang harus berhati-hati.
Karena komputer adalah mesin, mereka hanya menerima saja kode yang Anda
masukkan. Jadi, Anda harus benar-benar memperhatikan detailnya. Jangan
sampai Anda memasukkan kode yang salah saat menulis kode. Kalau sampai
ada kesalahan, Anda harus melakukan banyak debugging di kemudian hari.
Coding pada web development
Anda juga mungkin sudah tahu bahwa coding adalah bagian dari web
development. Web development atau web programming sendiri adalah proses
pembuatan sebuah website atau aplikasi dengan coding. Website-website
inilah yang nantinya akan dikunjungi oleh orang-orang yang memiliki
akses internet.
Web development sendiri memang terbagi menjadi dua:
- Web development biasanya digunakan untuk membahas bagian teknis pembuatan sebuah website. Ini juga dikenal dengan istilah back end development. Back-end artinya adalah bagian dari website yang tidak terlihat oleh pengguna dan pengunjung website.
- Web design adalah istilah yang digunakan untuk
membahas bagian visual dari sebuah website. Karena bagian visual dan
interaktif adalah bagian dari website yang dilihat oleh pengunjung dan
pengguna website, web design juga dikenal dengan nama front end development.
orang yang sama, bertanggung jawab untuk mengatur fungsionalitas website
dan juga merancang tampilannya. Dalam hal ini, mereka akan disebut
pengembang full-stack, menggabungkan front-end dan back-end.
Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa kita perlu tahu ini. Dengan
mengetahui adanya back-end dan front-end, Anda akan dapat membahami
jenis-jenis bahasa pemograman dengan lebih mudah.

Bahasa programming paling popular tahun 2018
Setiap bahasa programming memiliki kegunaannya masing-masing. Adabahasa pemograman yang memang khusus dibuat untuk membuat software
desktop dan web development. Ada juga bahasa yang bisa digunakan untuk
analisa data.
Sekarang kami akan membahas bahasa programming yang paling banyak
digunakan di tahun 2018. Bukan berarti bahasa programming yang tidak ada
di list ini sudah tidak digunakan lagi, tetapi web developer yang
menguasai bahasa-bahasa ini sedang banyak dicari di luar sana. Jadi
mungkin kalau Anda mau mulai belajar coding untuk karir Anda, Anda bisa
memilih salah satu dari bahasa programming di bawah ini.
JavaScript
Pernahkah Anda masuk ke sebuah website dan melihat animasi, pop-up,
dan tombol yang bisa di klik? Nah, ini semua dibuat dengan bahasa
pemograman JavaScript. JavaScript
adalah bahasa pemograman yang digunakan untuk membuat sebuah halaman
website interaktif dan dinamis. Dengan elemen interaktif dan animasi,
Anda dapat menarik perhatian Anda dan meningkatkan engagement di website
Anda. Untuk menggunakan JavaScript dengan optimal, Anda juga bisa
menggunakannya bersamaan dengan server-side language, Node JS.
Tidak hanya itu, jika Anda ingin bisa benar-benar mahir dapat
menggunakan JavaScript, Anda juga harus nyaman menggunakan HTML dan CSS.
HTML
Hyper Text Markup Language atau yang lebih dikenal dengan istilah
HTML adalah salah satu bahasa pemograman yang paling terkenal. HTML
sendiri adalah sebuah bahasa komputer yang digunakan untuk membuat
sebuah website. HTML selalu direvisi dan berevolusi agar bisa mengikuti
perkembangan internet. Revisi dan evolusinya dilakukan di bawah W3C,
sebuah organisasi yang bertanggung jawab atas HTML.
HTML sendiri terdiri dari beberapa short codes. Nantinya kode-kode
ini akan menjadi sebuah text yang disimpan menjadi sebuah file HTML.
Nantinya file ini akan dibuka di browser. Browser akan membaca file dan
menerjemahkan kode-kode HTML menjadi tampilan visual sesuai dengan
keinginan developer. Dalam mengerjakan kode HTML, Anda perlu menggunakan
tag dengan benar agar tampilannya akan sesuai dengan keinginan Anda.
Untuk menulis HTML, Anda dapat menggunakan editor teks sederhana ataupun
text editor HTML seperti Atom, Sublime, dan Notepad++.
CSS
Cascading Style Sheets atau lebih dikenal dengan nama CSS adalah
sebuah bahasa programming yang dibuat dengan tujuan untuk
menyederhanakan proses pembuatan halaman web. CSS mengontrol aspek
desain yang berbeda dari HTML. Dengan CSS, Anda bisa mengatur warna
tulisan, jenis font yang digunakan, jarak spasi antar paragraph, berapa
ukuran kolom yang Anda butuhkan, background dan warna apa yang ingin
Anda gunakan, layout desain web Anda, bagaimana website Anda akan
terlihat di berbagai device dan ukuran layar, dan masih banyak lagi.
Dalam pengerjaannya, CSS biasa digabungkan dengan markup language
seperti HTML atau XHTML.
Python
Python adalah bahasa pemograman yang bisa dilakukan untuk banyak hal
di semua sistem operasi komputer modern. Anda bisa menggunakan python
untuk memproses text, angka, gambar, dan berbagai data yang Anda simpan
di komputer. Python digunakan setiap hari oleh mesin penelusur Google,
website video-sharing YouTube, NASA, dan New York Stock Exchange.
Python adalah bahasa yang perlu diterjemahkan. Ini berarti python
tidak akan dikonversi ke kode yang bisa dibaca komputer sebelum program
dijalankan. Mereka baru akan diterjemahkan saat program dijalankan.
Bahasa seperti ini sering juga disebut dengan istilah bahasa scripting
karena mereka digunakan untuk mengurus hal-hal yang bisa dikatakan
sepele. Tetapi Python tidak hanya digunakan untuk mengurus hal-hal
sepele. Sudah banyak aplikasi di luar sana yang ditulis dengan
menggunakan Python. Selain itu, dengan Python Anda juga bisa melakukan
hal-hal berikut ini:
- Programming CGI untuk Aplikasi Web
- Membangun RSS Reader
- Reading dari dan Writing ke MySQL
- Reading dari dan Writing ke PostgreSQL
- Membuat calendar di HTML
- Dan masih banyak lagi
Java adalah bahasa pemrograman yang paling populer karena 90% dari
perusahaan Fortune 500 menggunakannya. Slogan terkenalnya “write once,
run everywhere” menjadi salah satu alasan mengapa Java sangat banyak
digunakan di luar sana. Ditambah lagi, mereka memiliki Java Virtual
Machine (JVM) yang kuat, yang membuatnya kompatibel di berbagai
platform.
Java paling banyak digunakan oleh back-end developer, big data
developer, architect, system engineer, dan Android developer. Meskipun
Java mungkin bukan bahasa programming yang paling keren saat ini, Java
masih banyak digunakan dan akan terus digunakan di masa yang akan
datang.
C++
Pertama kali dibuat pada tahun 1985, C ++ adalah bahasa yang sangat
efisien dan fleksibel. Bahasa ini tetap diminati karena performanya,
reliabilitasnya, dan berbagai konteks yang dapat Anda gunakan. C++ juga
banyak digunakan oleh sistem-sistem besar seperti Microsoft, Oracle,
PayPal, dan Adobe untuk membuat dan mengelola program-program mereka.
C++ banyak digunakan oleh developer aplikasi desktop, terutama untuk
performance-intensive task. Meskipun agak rumit, memahami C ++ akan
memberi Anda pemahaman yang lebih dalam tentang cara kerja bahasa,
misalnya dengan memberikan fasilitas manipulasi memori tingkat rendah.
Ruby
Ruby adalah salah satu bahasa pemrograman yang paling disukai. Ini
dirancang agar ramah dan mudah digunakan oleh developer, karena bahkan
taglinenya sendiri adalah “teman terbaik programmer.” Ruby adalah bahasa
high level yang bertujuan untuk mencapai banyak hal dengan beberapa
baris kode yang bersih dan mudah dibaca. Kode Ruby yang ditulis dengan
baik hampir terlihat seperti kalimat yang ditulis dalam bahasa Inggris
biasa. Ruby bisa dibilang lebih lambat dalam hal efisiensi dibandingkan
dengan bahasa populer lainnya – tetapi itu pasti meningkatkan
produktivitas Anda.
PHP
PHP adalah salah satu bahasa pemograman back-end yang paling popular
di website. PHP digunakan untuk memperbagus tampilan sebuah halaman
website. Dengan PHP, Anda bisa membuat fitur-fitur website seperti
membuat halaman login username dan password, mengecek detail sebuah
form, membuat forum, galeri gambar, survei, dan masih banyak lagi. Jika
Anda melihat website yang memiliki akhiran PHP di alamatnya, ini berarti
developer websitenya menggunakan PHP untuk mempercantik website.
Nah, sekarang ingin belajar coding? Yuk lanjut baca untuk tahu situs-situs belajar coding gratis yang bisa Anda coba.
Situs belajar coding gratis untuk pemula

Di internet, sudah banyak website-website belajar yang bisa
dimanfaatkan untuk belajar sendiri di rumah; termasuk belajar coding.
Berikut ini adalah beberapa website yang menyediakan materi pembelajaran
coding dan web development untuk Anda semua.
Codecademy
Codecademy adalah salah satu website khusus untuk belajar coding yang
bisa dibilang cukup lengkap. Codecademy menyediakan berbagai quiz dan
project yang membantu Anda untuk mendapatkan pengalaman langsung tentang
konsep yang sedang diajarkan. Selain itu, topik-topik yang ditawarkan
juga cukup fokus. Anda bisa mulai dengan mempelajari HTML dan CSS lalu
melanjutkan belajar JavaScript, SQL, dan masih banyak lagi. Codecademy
juga menyediakan forum diskusi, glossaries bahasa pemograman, serta
berbagai blog post dan artikel yang bisa membantu Anda selama masa
pembelajaran.
Free Code Camp
Di Free Code Camp, Anda akan belajar banyak skill yang nantinya akan
Anda praktikkan dengan membuat project nyata untuk organisasi nirlaba.
Free Code Camp adalah komunitas open-source yang menyediakan berbagai
proyek, sertifikat, dan koneksi antar coder. Selain itu, Free Code Camp
juga bukan sebuah bootcamp, jadi Anda bisa belajar mengikuti waktu
belajar Anda. Website satu ini gratis dan Anda bisa berkenalan dengan
coder-coder lain yang ada di sekitar Anda
Codewars
Di Codewars, Anda akan dipandu untuk melalui beberapa level. Jadi
semakin tinggi level yang Anda capai, Anda akan mendapat tantangan
coding yang lebih kompleks. Tenang saja, Anda juga akan mendapatkan
solusi dari coder lain di komunitas Codewars. Jika Anda sudah berhasil
mempelajari semuanya, Anda bisa membuat challenge Anda sendiri agar
coder lain menyelesaikannya.
The Odin Project
The Odin Project adalah website belajar coding gratis dari tim Viking
Code School. Website ini fokus untuk mengajarkan Anda berbagai skill
yang Anda butuhkan untuk memiliki career sebagai web developer yang
sukses. Setelah menyelesaikan proyek ini, Anda dijamin akan mengerti
tentang Ruby, JavaScript, dan bahasa-bahasa pemograman yang sudah
disebutkan di atas. Anda juga bisa membangun portofolionya sambil
belajar. Selain itu, mereka juga bisa membantu menghubungkan Anda dengan
murid-murid coding lainnya sehingga Anda bisa bekerja sama.
HackerRank
Ada lebih dari jutaan programmer yang menggunakan hackerrank.com
untuk mengasah kemampuan development mereka. HackerRank memiliki format
code challenge. Jadi ada sedikit kompetisi disini dan Anda akan
mendapat poin setiap kali Anda berhasil menyelesaikan satu challenge.
HackerRank memiliki filosofi “learn by doing” atau belajar dengan
mengerjakan. Jadi Anda akan mendapat sedikit sekalian panduan layaknya
di kelas.
edX
edx.org adalah salah satu situs belajar online
paling terkenal di dunia. Dengan kelas dari universitas-universitas
ternama seperti MIT dan Harvard, edX menyediakan berbagai macam
pembelajaran. Termasuk coding. Disini, Anda bisa belajar sesuai dengan
kecepatan Anda sendiri. Kursusnya sendiri memang gratis, tetapi jika
Anda ingin sertifikat yang terverifikasi, Anda perlu membayar.
Kalau Anda ingin melanjutkan pembelajarannya, Anda bisa naik ke
level yang lebih tinggi. edX juga memiliki program “MicroMasters” unik
yang terdiri dari serangkaian program tingkat S2.
Coursera
Serupa dengan edX, perpustakaan kursus online ini menampilkan
berbagai kelas yang diajarkan oleh seorang professor melalui video. Kuis
dan proyek memungkinkan Anda menerapkan apa yang Anda pelajari. Anda
dapat mempelajari materi dan menonton lecture secara gratis, tetapi Anda
memiliki pilihan untuk membayar jika Anda ingin pembelajaran yang lebih
dalam dan sertifikat terverifikasi. Jika nantinya Anda tertarik untuk
mengejar topik tertentu secara lebih mendalam, Coursera menawarkan
spesialisasi yang akan menjadikan Anda ahli dalam bidang studi pilihan
Anda.
MIT Open Courseware
Platform pendidikan ini pada dasarnya memungkinkan Anda untuk
menghadiri MIT secara gratis. Perpustakaan online mereka mencakup setiap
topik yang diajarkan di sekolah; kursus ilmu komputer dapat ditemukan
di bawah School of Engineering, dikelompokkan bersama dengan teknik
elektro. Jika Anda memilih untuk belajar dari MIT Open Courseware, Anda
akan membutuhkan banyak disiplin. Semua perkerjaan rumah dan test harus
dikelola dan dinilai sendiri. Tetapi kalau Anda berhasil menyelesaikan
programnya, tentu menjadi nilai tambah untuk diri Anda sendiri.
Upskill
Anda tidak memerlukan pengalaman sebelumnya untuk belajar coding
dengan Upskill. Upskill memiliki bootcamp gratis yang bisa membantu Anda
menjadi sangat mahir dalam coding, meskipun Anda benar-benar pemula.
Mereka menyediakan serangkaian video dengan gaya percakapan yang santai
untuk memandu Anda melalui berbagai proyek. Fokus utamanya adalah pada
pengembangan web full-stack, jadi Anda akan belajar HTML, CSS,
Javascript, Ruby on Rails, Git, Bootstrap, dan masih banyak lagi.
Simpulan
Bagaimana? Apakah Anda sudah tertarik untuk belajar coding? Belajarcoding memang bisa terlihat mengintimidasi pada awalnya. Tetapi banyak
orang yang merasa bahwa coding itu seru dan ada kepuasan tersendiri jika
mereka berhasil membuat sebuah website atau aplikasi dari nol. Di
artikel ini, kami juga sudah membahas berbagai website yang bisa Anda
gunakan untuk belajar coding sendiri di rumah. Tidak hanya gratis,
dengan website ini, Anda juga bisa belajar kapan saja sesuai dengan
kemampuan Anda. Semoga artikel ini membantu Anda yang ingin mulai
belajar coding!


0 Comments