.png)
sebuah startup menentukan bahasa pemrograman yang akan digunakan untuk
platform yang akan dibangung merupakan pertimbangan yang tidak
sederhana. Contohnya saat harus memilih salah satu diantara Node.js atau
Ruby on Rails.
Sang Raja telah mati
Bila kita amatistatistik peminatan pengguna di google Trends, jika kita lihat 5 tahun
yang lalu, pasti Ruby lebih unggul. Namun perkembangan teknologi terus
berjalan dan trend pun berubah, seperti kita perhatikan pada grafik
berikut:
Dari sisi benchmarking,
selama 4 tahun, Node.js telah mengalahkan Ruby, dan node terus
meningkatkan performanya. Sekarang mari kita lihat perbandingan runtime
setiap bahasa pemrograman. Seperti yang terlihat dalam grafik, runtime
Ruby jadi yang terendah.
Faktor
lainnya adalah jumlah lowongan pekerjaan. Semakin banyak lowongan
pekerjaan di pasaran maka semakin banyak peminat dari suatu bahasa
pemrograman.
Kelebihan Ruby on Rails:
- Ruby bersifat fleksibel dan memiliki framework yang IDE friendly.
- Kemampuan migrasi database. Ruby dapat mendukung berbagai platform.
- Penggunaan fungsi dan manipulasi yang mudah.
- Ruby bersifat konsisten pada struktur dan metodologinya.
Kekurangan Ruby on Rails:
- Butuh kemampuan pemrograman tinggi.
- Lebih rumit dalam pembuatan proyek skala besar.
- Dokumentasi yang hanya mencakup framework populer.
- Membutuhkan sumber daya komputasi lebih.
- Performa yang relatif lambat.
Kelebihan Node.JS:
- Memiliki banyak library yang powerful.
- Full-stack dari HTTP server sampai templating engine.
- Banyak peminat dan saat ini sedang populer.
- Bahasa pemrograman yang sama di sisi client dan server.
- Mudah di monitor, deploy dan support.
- Kecepatan
muat halaman yang tinggi. Beberapa tes telah dilakukan dan membuktikan
bahwa waktu muat website yang menggunakan nodejs 2-3 kali lebih cepat.
Kekurangan Node.JS :
- API
yang tidak stabil : API NodeJs memiliki kebiasaan mengubah
kompatibilitas dari update ke update, jadi perubahan codebase secara
berkala diperlukan untuk menyesuaikan dengan versi terbaru. - Karena NodeJs masih sangat muda, saat ini hanya sedikit developer node.js.
Perusahaan besar yang lebih memilih Node.JS daripada of Ruby on Rails.
Dalamhal skalabilitas, sedikit yang bisa menyaingi NodeJS. Terdapat beberapa
perusahaan yang beralih dari Ruby on Rails ke Node.js, antara lain:
- Netflix
- New York Times
- PayPal
- Medium
- Uber
- Hapi
Kesimpulan
RubyOn Rails masih menjadi framework yang populer dan diminati banyak
developer. Namun, node.js memiliki dua kelebihan yang patut
dipertimbangkan. Pertama nodejs sendiri merupakan javascript, salah satu
bahasa pemrograman yang tak kalah populer dibandingkan ruby. Yang kedua
nodejs memiliki arsitektur event driven yang membuatnya cocok untuk
mobile apps, chatting apps, atau aplikasi apapun yang menggunakan rest
services sebagai backend.

0 Comments